Kampung Ramah Anak (KRA) untuk menuju Kota Layak Anak (KLA)..

agustus-kra-1  Kampung ramah anak di Kota Probolinggo terus berkembang pesat. Itu karena evaluasi rutin terus dilakukan. Berdasarkan Peraturan Walikota Probolinggo Nomor 24 Tahun 2016 tentang Penetapan Lokasi Binaan Kampung Ramah Anak di Kota Probolinggo, penetapan lokasi binaan (pilot project) kampung ramah anak di Kota Probolinggo bertujuan untuk :

a. mengkoordinasikan, mensosialisasikan, membina dan melaksanakan berbagai kebijakan Kampung Ramah Anak yang dilaksanakan oleh Gugus Tugas Kota Layak Anak, dunia usaha/swasta dan masyarakat setempat;

b. mewujudkan berbagai perencanaan pembangunan dan kebijakan yang ramah anak melalui identifikasi kebutuhan hak anak di lingkungan tempat tinggal; dan

c. mendukung terwujudnya Probolinggo sebagai Kota Layak Anak.

Lokasi binaan (pilot project) kampung ramah anak di Kota Probolinggo adalah sebagai berikut :

a. RT 3 RW 2 Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan;

b. RT 6 RW 6 Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran;

c. RT 2 RW 2 Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan;

d. RT 1 RW 3 Kelurahan Sumberwetan, Kecamatan Kedopok; dan

e. RT 1 RW 8 Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih.

agustus-kraKampung ramah anak memiliki beberapa indikator yang terbagi dalam berbagai aspek, yaitu komitmen wilayah, hak sipil dan kebebasan untuk anak, lingkungan, keluarga dan pengasuhan alternatif, hak kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, hak perlindungan khusus, budaya serta sarana dan prasarana. Yang menjadi nilai tambah dari kampung ramah anak adalah membuat anak merasa lebih nyaman. Artinya anak harus nyaman di kampung sendiri. Selain menanamkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Setelah adanya Kampung Ramah Anak, suasana lebih baik. Misalnya untuk orang dewasa yang merokok di sediakan di tempat tertentu. Ini dilakukan untuk mengedukasi orang tua juga, jadi semua merasakan dampak positifnya. Tak hanya itu, kampung ramah anak Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, anak-anak juga di libatkan dalam berbagai kegiatan, seperti pendirian taman bacaan, kawasan rumah pangan lestari, taman bermain anak, panggung kesenian, balita sehat, dan gemar belajar.

 

 

 

agustus-kra-2Mendukung Kota Probolinggo sebagai kota layak anak, Rabu (10/8) pukul 12.30 wib Bidang Sosial Budaya Bappeda Kota Probolinggo beserta tim teknis terkait mendatangi Posyandu RW 2 Kelurahan Jati, untuk bertemu warga dengan tujuan, pembinaan kampung ramah anak. Pembinaan kampung ramah anak kali ini di hadiri oleh  RT dan RW setempat serta warga sekitar Kelurahan Jati. Pembinaan ini di maksudkan untuk mengajak masyarakat peduli terhadap anak dan juga untuk mengembangkan sosial Budaya, di masyarakat setelah beberapa waktu yang lalu Kota Probolinggo, di tetapkan diri sebagai kota layak anak , kini di tindak lanjuti lagi lebih mendalam dengan membentuk pilot project Kampung ramah anak. Kelurahan Jati terpilih sebagai pilot project kampung Ramah anak, hal ini karena di dukung berbagai Fasilitas satu adanya peluang tempat Pendidikan yang memadai mulai dari Paud ,TK,SD hingga SMP. “Arti penting dari KLA (kota layak anak) adalah, sebagai perwujudan implementasi hak- hak pada anak, dimana Inti dari program ini, anak-anak generasi Indonesia ke depan tidak mlempem, bisa lebih baik dari generasi sebelumnya, dilihat dari itu adanya kampung ramah anak sangat penting bagi kemajuan zaman. Kampung ramah anak merupakan sistim pengembangan, dalam rangka mengatasi terjadinya tindak kekerasan pada anak, eksploitasi,dan beberapa faktor kekerasan lainya. “ Nantinya dengan program kampung layak anak ini, anak anak bisa terfasilitasi kebutuhanya, mulai dari kebutuhan pendidikan ,kesehatan ,keamanan ,permainan hingga kebutuhan lainya. Prinsip dari kampung layak anak adalah tidak ada deskriminasi ,serta kegiatan di fokuskan untuk kepentingan yang terbaik buat anak anak.